SejutaNama

Mengurus akta kelahiran

Urusan dokumen

Ilustrasi panduan mengurus akta kelahiran untuk orang tua baru dari Sejuta Nama

Akta kelahiran adalah dokumen pertama yang dimiliki anak, dan jadi dasar bagi semua dokumen berikutnya: kartu keluarga, Kartu Identitas Anak, pendaftaran sekolah, paspor, sampai rekening bank. Mengurusnya tidak rumit, tapi ada satu batas waktu yang sering terlewat karena orang tua sedang sibuk mengurus bayi.

Batas 60 hari dan apa artinya

Berdasarkan Undang-Undang Administrasi Kependudukan, kelahiran wajib dilaporkan paling lambat 60 hari sejak tanggal lahir. Melapor dalam tenggang ini membuat prosesnya paling sederhana dan tanpa biaya.

Terlambat melapor bukan berarti anak kehilangan haknya — akta tetap bisa diterbitkan. Hanya saja prosedurnya jadi lebih panjang karena memerlukan keputusan dari kepala dinas kependudukan setempat. Karena ketentuannya pernah berubah dan penerapannya berbeda antar daerah, tanyakan langsung ke Dukcapil kabupaten atau kota Anda.

Dokumen yang disiapkan

Periksa ejaan nama di seluruh dokumen itu sebelum berangkat. Perbedaan satu huruf antara KTP dan Kartu Keluarga adalah penyebab penolakan yang paling sering terjadi, dan memperbaikinya butuh kunjungan terpisah.

Lewat loket atau daring

Sebagian besar Dukcapil kini membuka pengajuan daring lewat situs atau aplikasi daerah masing-masing, dan sejumlah rumah sakit menyediakan layanan terpadu yang sekaligus mengurus akta, pembaruan Kartu Keluarga, dan Kartu Identitas Anak dalam satu kali pengajuan. Tanyakan ke bagian administrasi rumah sakit sebelum pulang — ini menghemat satu perjalanan di masa yang sudah cukup melelahkan.

Kalau nama ternyata ingin diganti

Setelah tercatat di akta, mengubah nama tidak bisa dilakukan di loket Dukcapil. Perubahan nama harus lewat penetapan pengadilan negeri, baru kemudian dicatatkan. Prosesnya memakan waktu dan biaya, jadi pastikan nama dan ejaannya benar-benar final sebelum dilaporkan.

Periksa panjang dan inisial nama pilihan Anda →

Informasi umum, bukan nasihat hukum. Persyaratan dan alur dapat berbeda antar daerah dan berubah sewaktu-waktu; rujukan resminya ada di Dukcapil setempat.

Panduan lain