Nama Bayi Batak

Nama Batak jarang dipilih karena bunyinya. Ia dipilih karena isinya — dan isinya hampir selalu doa. Tiga cita-cita hidup Batak Toba yaitu hagabeon (banyak keturunan), hamoraon (berkecukupan), dan hasangapon (terhormat) muncul langsung sebagai nama: Gabe, Mora, Sangap. Memanggil anak berarti mengucapkan harapan itu berulang kali setiap hari.
14 nama dalam koleksi ini.
- Hasian Kesayangan; yang dikasihi.
- Nauli Yang elok; cantik dan baik.
- Sondang Sinar; cahaya yang memancar.
- Tiur Terang; jelas dan tidak samar.
- Togar Sehat; kuat dan tegap.
- Bonar Benar; lurus dan jujur.
- Dame Damai.
- Gabe Berhasil; dikaruniai keturunan.
- Lasma Yang menggembirakan hati.
- Mora Berkecukupan; kaya.
- Parulian Tempat beroleh kebaikan; pengharapan.
- Poltak Terbit; muncul seperti matahari pagi.
- Sangap Terhormat; disegani.
- Saur Genap; terpenuhi sampai tuntas.
Satu hal yang perlu diketahui sebelum memilih nama Batak
Nama diri hanyalah separuh dari nama Batak. Separuh lainnya adalah marga, yang diwariskan dari ayah dan ditulis di belakang nama — Sitorus, Nainggolan, Simanjuntak. Marga itu tidak dipilih; ia sudah ada sebelum anak lahir. Jadi yang benar-benar diputuskan orang tua adalah bagian depannya saja, dan yang perlu dipertimbangkan adalah bagaimana nama itu terdengar ketika marga ikut disebut.
Ada satu kebiasaan yang membuat keputusan ini lebih besar daripada tampaknya. Dalam adat Batak Toba dikenal panggoaran: setelah anak sulung lahir, orang tuanya tidak lagi dipanggil dengan nama mereka sendiri, melainkan dengan nama anak itu. Seorang ayah yang anak sulungnya bernama Bonar akan dipanggil Ama ni Bonar, ayahnya Bonar. Artinya nama yang diberikan kepada anak pertama akan menjadi nama panggilan orang tuanya seumur hidup, dan dipakai oleh seluruh kampung.
Karena itu nama anak sulung di keluarga Batak jarang dipilih hanya karena bunyinya bagus. Ia harus enak diucapkan oleh orang lain, berulang kali, selama puluhan tahun — dan itu pertimbangan yang tidak muncul sama sekali ketika memilih nama di tradisi lain.
Perlu dicatat bahwa praktiknya tidak seragam. Banyak keluarga Batak sekarang tidak lagi menjalankan panggoaran sepenuhnya, dan kebiasaannya juga berbeda antara Toba, Karo, Mandailing, dan Simalungun. Kalau nama ini akan dipakai di lingkungan keluarga besar, menanyakannya langsung ke orang tua atau tulang lebih dapat diandalkan daripada daftar nama mana pun, termasuk daftar ini.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya nama Batak dan marga Batak?
Marga seperti Siregar, Nainggolan, atau Sitorus diwariskan dari ayah dan tidak dipilih. Nama di halaman ini adalah nama pemberian yang diletakkan di depan marga.
Apakah perempuan Batak juga memakai marga?
Ya, perempuan memakai marga ayahnya seumur hidup dan tidak berganti setelah menikah. Marga menentukan posisi seseorang dalam tatanan kekerabatan Dalihan Na Tolu.
Apa arti horas?
Horas adalah salam Batak Toba yang berarti selamat dan sehat. Padanannya di Karo adalah mejuah-juah, dan di Mandailing adalah horas tondi madingin.
Menurut rumpun bahasanya
Semua 32 koleksi, termasuk yang dipotong menurut arti dan gaya →